Minggu, 11 Oktober 2009

Jonathan Edwards: Melihat Tuhan dalam Lukisan Semesta

Jonathan Edwards, Teolog

ALAM semesta adalah lukisan agung yang mahabesar nan indah sepanjang sejarah. Dari alam orang dapat mem-peroleh banyak hal. Tak sekadar berupa materi yang dapat memuaskan diri secara fisik, lebih dari itu, alam juga menyediakan beragam makna yang dapat memuaskan jiwa dan mengha-dirkan ide-ide dengan beragam kompleksitasnya. Menariknya lagi, dari alam orang juga dapat memahami betapa hebatnya Sang Pencipta yang telah melukiskannya dan menghadirkannya secara nyata. Tak heran jika kemudian banyak orang mencoba menilik, mengamati, juga menyelidiki secara mendalam luas dan da-lamnya makna dari alam semesta. Satu di antaranya tersebutlah nama Jonathan Ed-wards, seorang teolog, dan misionaris untuk penduduk asli Amerika.

Sebagai seorang pengagum alam semes-ta, Jonathan Edwards menemukan beragam makna yang luar biasa dari alam semesta. Tak heran jika pria yang lahir pada 5 Oktober 1703 ini begitu mengagumi penemuan-penemuan Isaac Newton dan ilmuwan-ilmuwan lain pada masanya. Bahkan sebelum Edwards me-mutuskan untuk mem-baktikan diri dalam pelayanan secara penuh, ia pun sempat menghasilkan karya tulis tentang beragam topik filsafat alam, di antaranya adalah “laba-laba terbang”, cahaya, dan benda-benda optik lainya.
Ketertarikannya pada alam semesta tak terlepas dari studinya di Yale College, termasuk keter-tarikannya mempelajari tulisan John Locke “Essay Concerning Human Understanding” yang kemudian sangat memengaruhi-nya. Selama kuliah, di Yale College, pria muda yang nantinya akan menjadi pendeta kolonial American Congregational (Jemaat Amerika) ini, juga dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan produktif, khususnya keterlibatannya dalam diskursus keilmuan. Hal ini terlihat jelas dari keseriusannya meng-gumulkan tentang sesuatu yang kemudian dikumpulkannya dalam catatan penting yang diberi nama “The Mind”, “Natural Science” (berisi sebuah diskusi mengenai teori atom), “The Scriptures”, dan “Miscellanies” yang berisi rencana besar untuk sebuah karya dalam bidang filosofi alam dan jiwa, termasuk merumuskan teori dan aturannya sendiri dalam rencananya tersebut. baca selanjutnya...

View Related post,..

Bookmark and Share

E-LEARNING

Suseskan "Visit Idonesia Year 2009"
Embed Banner Berikut kedalam blog atau web anda





KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK MEMPERBESAR FLASH

MATEMATIKA

FISIKA

KIMIA

VIDEO TUTORIAL
RADIO
TV ONLINE
E-LEARNING
GAME
LIVE CCTV
VIDEO KESAKSIAN
Podcast
 

sponsored by | Tabloid Reformata